Anak Bulak yang Selalu Menemukan Jalan untuk Menari

  • Post published:
  • Reading time:7 mins read

Nasya Asyifatuzzahra pernah meninggalkan sanggar karena sekolah, kesulitan menyesuaikan diri dengan jenis tarian baru, dan menghadapi keterbatasan untuk mengikuti lomba. Namun, perjalanan penari muda asal Indramayu itu justru membawanya kembali ke kampung untuk mengajarkan tari. Seorang siswi sekolah berasrama mendatangi pembimbingnya untuk meminta izin mengikuti lomba tari. Kesempatan mengikuti perlombaan memang terbatas, sementara kegiatan sekolah mempunyai aturan dan jadwal tersendiri. Namun, keinginannya untuk kembali tampil membuat ia memberanikan diri menyampaikan permintaan. Pembimbing yang biasa disapanya sister kemudian membantu membuka kesempatan…

Dewi Arimbi Turun ke Jalan Desa Bulak

  • Post published:
  • Reading time:6 mins read

Nasya Asyifatuzzahra tampil sebagai Dewi Arimbi dalam karnaval Mermule Buyut Banjar 2026 di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Bersama ogoh-ogoh Bima Werkudara, warga Wong Lor membawa kisah pewayangan ke tengah perayaan budaya desa. Pada 18 Oktober 2026, jalanan Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi ruang perayaan Mermule atau Unjungan Buyut Banjar. Tradisi yang berpusat pada Situs Buyut Banjar tersebut turut diramaikan karnaval ogoh-ogoh dengan berbagai karakter pilihan warga. Dari kawasan Wong Lor, sosok Bima Werkudara hadir sebagai tema…

Pagi Ketika Manuk Banjar Membuka Jalan Karnaval

  • Post published:
  • Reading time:5 mins read

Pagi 18 Oktober 2026 di Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, bergerak dengan suasana yang berbeda dari malam sebelumnya. Jika pentas seni menghadirkan panggung, lampu, dan giliran penampilan, pagi itu budaya turun ke jalan. Warga berkumpul di tepi rute karnaval, sementara para peserta bersiap dengan busana, rias, dan properti masing-masing. Di antara barisan yang mulai tersusun, Tari Manuk Banjar hadir sebagai pembuka suasana. Kostum resmi Tari Manuk Banjar tampak jelas melalui warna biru yang dikenakan para penari. Kebaya biru, selendang…

Ketika Manuk Banjar Menjadi Milik Sekampung

  • Post published:
  • Reading time:5 mins read

Malam 17 Oktober 2026, kawasan Situs Buyut Banjar di Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, menjadi tempat berkumpulnya para pelaku seni. Anak-anak sekolah, remaja, dan masyarakat memperoleh giliran untuk memperlihatkan keterampilan masing-masing. Tari Manuk Banjar mendapat urutan pertama dalam susunan Pentas Seni Mermule atau Unjungan Buyut Banjar 2026. Dari sebuah panggung di dekat situs yang akrab dengan kehidupan warga, perjalanan kesenian itu menemukan peristiwa baru. Ada lima nama yang tercantum sebagai penampil Tari Manuk Banjar malam itu, yakni Farah Diniyar,…

Ketika Desa Bulak Mulai Menari

  • Post published:
  • Reading time:4 mins read

Ada sungai, stasiun, museum, mangga, makam, monyet, dan arak-arakan. Semuanya berada di sekitar Desa Bulak dan Jatibarang, tetapi pada awalnya tidak ada yang benar-benar menyerupai sebuah tari. Deden Haerudin dan Fachri Helmanto membaca ruang itu sedikit demi sedikit. Cimanuk membawa ingatan tentang aliran dan perjalanan. Stasiun Jatibarang memperlihatkan perlintasan manusia. Museum Bandar Cimanuk menyimpan jejak masa lalu. Mangga Gedong Gincu hadir dekat dengan kehidupan agraris masyarakat. Semakin banyak tanda ditemukan, semakin jelas pula bahwa Desa Bulak tidak kekurangan bahan untuk…

Desa Bulak, Desa Wisata Mandiri

  • Post published:
  • Reading time:2 mins read

Di sebelah selatan Dermayu, nama Desa Bulak masuk ke dalam lagu. Jatibarang disebut sebagai penanda arah, lalu muncul makam keramat, petilasan Pangeran Suryanegara, dan Buyut Bulak. Sesudah itu, lagu bergerak menuju budaya, ekonomi kreatif, pertanian, keguyuban warga, dan cita-cita menjadi desa wisata mandiri. Lagu “Desa Bulak, Desa Wisata Mandiri” ditulis Deden Rangga dan Kang Asep, dengan aransemen oleh Kang Asep. Lirik awalnya memakai campuran bahasa Jawa dan Indonesia. Cara tersebut membuat Desa Bulak muncul bukan sebagai nama wilayah semata, tetapi…

Manuk Banjar Masuk ke Perayaan HUT RI Desa Bulak

  • Post published:
  • Reading time:5 mins read

Manuk Banjar mulai hadir dalam kegiatan warga Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Tari yang dikembangkan bersama remaja desa itu kini masuk ke rangkaian perayaan HUT Republik Indonesia. Pada kegiatan jalan sehat, para penari tampil di hadapan anak-anak, remaja, orang tua, dan warga yang berkumpul di sekitar lokasi acara. Pertunjukan membawa Manuk Banjar ke suasana yang berbeda dari latihan. Para remaja yang sebelumnya mengulang gerak, menyesuaikan tempo, dan mengatur formasi kini berhadapan langsung dengan warga. Sejumlah penonton mendekat. Sawer diberikan…

End of content

No more pages to load