Desa Bulak, Desa Wisata Mandiri
Di sebelah selatan Dermayu, nama Desa Bulak masuk ke dalam lagu. Jatibarang disebut sebagai penanda arah, lalu muncul makam keramat, petilasan Pangeran Suryanegara, dan Buyut Bulak. Sesudah itu, lagu bergerak menuju budaya, ekonomi kreatif, pertanian, keguyuban warga, dan cita-cita menjadi desa wisata mandiri. Lagu “Desa Bulak, Desa Wisata Mandiri” ditulis Deden Rangga dan Kang Asep, dengan aransemen oleh Kang Asep. Lirik awalnya memakai campuran bahasa Jawa dan Indonesia. Cara tersebut membuat Desa Bulak muncul bukan sebagai nama wilayah semata, tetapi…
