Mengapa Warga Cirebon Mengarak Air ke Sungai?

  • Post published:
  • Reading time:6 mins read

Festival Budaya Cai Diraga 2026 menghidupkan tradisi Larung Cai di Ciledug, Kabupaten Cirebon. Air dari sembilan sumber dibawa menuju pertemuan dua sungai, menyimpan cerita tentang rasa syukur, ingatan banjir, dan hubungan manusia dengan alam. Air dari sembilan sumber mata air dikumpulkan untuk dibawa menuju sungai. Bagi orang yang terbiasa membuka keran setiap pagi, pekerjaan tersebut mungkin terasa ganjil. Sungai sudah mempunyai airnya sendiri. Mengapa masyarakat perlu membawa air dari tempat lain hanya untuk menyatukannya kembali dengan aliran sungai? Pertanyaan tersebut…

Mengapa Tasikmalaya Masih Membuat Payung dengan Tangan?

  • Post published:
  • Reading time:7 mins read

Festival Kreasi Payung Geulis 2026 akan berlangsung pada 30–31 Oktober di Taman Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Di tengah payung buatan pabrik yang mudah ditemukan, para perajin masih mempertahankan keterampilan membuat payung dengan tangan. Sebuah payung biasanya dibuka ketika hujan turun. Setelah cuaca kembali cerah, payung dilipat dan disimpan. Namun, di Tasikmalaya, sebuah payung dapat menghabiskan waktu cukup lama di tangan perajin sebelum akhirnya digunakan atau dipajang. Rangkanya disusun, penutupnya dipasang, lalu permukaannya dihiasi dengan lukisan bunga dan ornamen berwarna. Pada…

Gandrung Sewu 2026: Ketika Kebanggaan Banyuwangi Menjadi Panggung Dunia

  • Post published:
  • Reading time:6 mins read

Sebanyak 1.300 penari memenuhi Festival Gandrung Sewu 2026 di Pantai Marina Boom. Di tengah cahaya, wisatawan, dan kemegahan pertunjukan, Banyuwangi memperlihatkan bagaimana sebuah kebanggaan budaya tumbuh melampaui batas daerahnya. Dari Jakarta, Palembang, Bali, hingga sejumlah kota di Jawa Timur, para penari datang menuju Banyuwangi. Mereka mempunyai alasan yang sama: mengambil bagian dalam Festival Gandrung Sewu 2026. Sebagian sudah lama mengenal kesenian tersebut. Sebagian lainnya tertarik setelah melihat rekaman pertunjukan di media sosial. Tahun ini, sekitar 200 peserta dari luar daerah…

Seribu Gandrung dan Godaan Menjadi yang Terbesar

  • Post published:
  • Reading time:7 mins read

Festival Gandrung Sewu 2026 menghadirkan 1.300 penari dalam pertunjukan malam di Pantai Marina Boom, Banyuwangi. Di balik kemegahannya, ada cerita tentang kebanggaan, keinginan untuk diakui, dan tubuh-tubuh yang harus bergerak bersama. Seorang penari dapat menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mempelajari gerakan yang kelak hanya berlangsung beberapa menit di hadapan penonton. Ia menghafal irama, mengatur langkah, memperbaiki posisi tangan, lalu mengulanginya. Ketika akhirnya mengenakan busana pertunjukan, ia mungkin ingin semua orang menyaksikan betapa baik dirinya menari. Keinginan semacam itu terdengar wajar. Setiap…

End of content

No more pages to load