Mengapa Tasikmalaya Masih Membuat Payung dengan Tangan?

  • Post published:
  • Reading time:7 mins read

Festival Kreasi Payung Geulis 2026 akan berlangsung pada 30–31 Oktober di Taman Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Di tengah payung buatan pabrik yang mudah ditemukan, para perajin masih mempertahankan keterampilan membuat payung dengan tangan. Sebuah payung biasanya dibuka ketika hujan turun. Setelah cuaca kembali cerah, payung dilipat dan disimpan. Namun, di Tasikmalaya, sebuah payung dapat menghabiskan waktu cukup lama di tangan perajin sebelum akhirnya digunakan atau dipajang. Rangkanya disusun, penutupnya dipasang, lalu permukaannya dihiasi dengan lukisan bunga dan ornamen berwarna. Pada…

Desa Bulak, Desa Wisata Mandiri

  • Post published:
  • Reading time:2 mins read

Di sebelah selatan Dermayu, nama Desa Bulak masuk ke dalam lagu. Jatibarang disebut sebagai penanda arah, lalu muncul makam keramat, petilasan Pangeran Suryanegara, dan Buyut Bulak. Sesudah itu, lagu bergerak menuju budaya, ekonomi kreatif, pertanian, keguyuban warga, dan cita-cita menjadi desa wisata mandiri. Lagu “Desa Bulak, Desa Wisata Mandiri” ditulis Deden Rangga dan Kang Asep, dengan aransemen oleh Kang Asep. Lirik awalnya memakai campuran bahasa Jawa dan Indonesia. Cara tersebut membuat Desa Bulak muncul bukan sebagai nama wilayah semata, tetapi…

End of content

No more pages to load